Kebiasaan siswa yang harus dibuang!!

4 02 2010

Awal Semester:

Minggu-minggu awal:

Bulan berikutnya:

Sebelum Mid-Test:

Saat Mid-Testt:

Setelah Mid-Test:

Sebelum Ujian Akhir: Read the rest of this entry »





SOSIALISASI UJIAN NASIONAL 2009/2010

4 02 2010

Dalam rangka pelaksanaan Ujian Nasional Tingkat Nasional 2009, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang mengadakan kegiatan Sosialisasi Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Pertama yang dilaksanakan tanggal 3-4 Februari 2010 di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Peserta dalam kegiatan tersebut  adalah segenap Kepala Sekolah SMA dan SMP Negeri/Swasta se-Kabupaten Tangerang.

Acara Sosialisasi Pelaksanaan Ujian Nasional 2009/2010 secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, H.Achmad Suwandhi,SH.

Dalam acara Sosialisasi tersebut, yang bertindak sebagai Pengarah dan Nara Sumber adalah:

  1. H. Achmad Suwandhi, SH, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.
  2. Drs. H.Undang R Wahyudin,MM, M.Pd. selaku Kepala Bidang Dikmen Dinas Pendidikan Kab. Tangerang
  3. Drs. Slamet Santoso, M.Pd. Selaku Kepala Seksi SMP Dinas Pendidikan Kab. Tangerng
  4. Drs. Yadi Kurnia selaku pengawas sekolah

Materi dalam kegiatan tersebut bersumber pada:





PROSEDUR OPERASI STANDAR (POS) UJIAN NASIONAL 2009/2010 (FINAL)

1 02 2010

Akhirnya Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional 2009/2010 telah final, silahkan download pada link berikut :





DETEKSI DINI TERHADAP ANAK-ANAK BERBAKAT

1 02 2010

Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan antara lain bahwa “warga negara yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa berhak memperoleh pendidikan khusus” (Pasal 5, ayat 4). Di samping itu juga dikatakan bahwa “setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat dan kemampuannya” (pasal 12, ayat 1b). Hal ini pasti merupakan berita yan gmenggembirakan bagi warga negara yang memiliki bakat khusus dan tingkat kecerdasan yang istimewa untuk mendapat pelayanan pendidikan sebaik-baiknya.

Banyak referensi menyebutkan bahwa di dunia ini sekitar 10 – 15% anak berbakat dalam pengertian memiliki kecerdasan atau kelebihan yang luar biasa jika dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Kelebihan-kelebihan mereka bisa nampak dalam salah satu atau lebih tanda-tanda berikut:

  • Kemampuan inteligensi umum yang sangat tinggi, biasanya ditunjukkan dengan perolehan tes inteligensi yang sangat tinggi, misal IQ diatas 120.
  • Bakat istimewa dalam bidang tertentu, misalnya bidan gbahasa, matematika, seni, dan lain-lain. Hal ini biasanya ditunjukkan dengan prestasi istimewa dalam bidang-bidang tersebut.
  • Kreativitas yang tinggi dalam berpikir, yaitu kemampuan untuk menemukan ide-ide baru.
  • Kemampuan memimpin yan gmenonjol, yaitu kemampuan untuk mengarahkan dan mempengaruhi orang lain untuk bertindak sesuai dengan harapan kelompok.
  • Prestasi-prestasi istimewa dalam bidang seni atau bidang lain, misalnya seni musik, drama, tari, lukis, dan lain-lain.

Pada zaman modern ini orang tua semakin sadar bahwa pendidikan merupakan salah satu kebutuhan pokok yang tidak bisa ditawar-tawar. Oleh sebab itu tidak mengherankan pula bahwa semakin banyak orang tua yang merasa perlu cepat-cepat memasukkan anaknya ke sekolah sejak usia dini. Mereka sangat berharap agar anak-anak mereka “cepat menjadi pandai.” Sementara itu banyak orang tua yang menjadi panik dan was-was jika melihat adanya gejala-gejala atau perilaku-perilaku anaknya yang berbeda dari anak seusianya. Misalnya saja ada anak berumur tiga tahun sudah dapat membaca lancar seperti layaknya anak usia tujuh tahun; atau ada anak yang baru berumur lima tahun tetapi cara berpikirnya seperti orang dewasa, dan lain-lain. Dapat terjadi bahwa gejala-gejala dan “perilaku aneh” dari anak itu merupakan tanda bahwa anak memiliki kemampuan istimewa. Maka dari itu kiranya perlu para guru dan orang tua bisa mendeteksi sejak dini tanda-tanda adanya kemampuan istimewa pada anak agar anak-anak yang memiliki bakat dan kemampuan isitimewa seperti itu dapat diberi pelayanan pendidikan yang memadai.
Read the rest of this entry »